Video Dokumentasi Seminar Parenting - Bunda Elly Risman di SMPIT Harapan Bunda

image

Jasa dokumentasi video, rental multimedia, video company profile HUBUNGI Bpk. Eko Novianto 0856.0003.0803 (m3) /024 -764-844-13 (kantor) atau 0821.3867.4412 (simpati) - wedding - wisuda -seminar - pernikahan - workshop - dll.

SUDIOPELANGI. Tanggal 19 April 2014 lalu, SMP Islam Terpadu Harapan Bunda Semarang mengadakan seminar parenting yang bertemakan Tantangan Mendidik Anak di Era Digital,  dan studiopelangi dipercaya untuk mendokumentasikan Acara seminar parenting tersebut. 

Berikutt ini liputan yang di peroleh dari preview web SMPIT Harapan Bunda : disini

video shooting seminar

Ruangan di Merapi Ballroom hotel Grasia Semarang pagi itu sudah ramai oleh sekitar 450 orangtua hebat. Kenapa saya bilang orangtua hebat? Bayangkan, Sabtu pagi, datang ke hotel Grasia untuk mendengarkan seminar. Langkah yang sangat tepat dan patut dihargai bagi para orangtua, karena orangtua, kan, nggak ada sekolahnya :)

Pembicara, Ibu Elly Risman, membuka seminar dengan berbagai data dan fakta mengejutkan seputar dunia digital dan anak-anak. Misalnya, huruf dan symbol beraneka rupa yang jika dibaca ternyata merupakan sebuah kalimat menyatakan kepuasan pasca berhubungan seksual (dan ini dikirimkan oleh anak SMP) atau hasil survei bahwa 85% dari responden yang terdiri dari anak usia kelas 4,5,6 SD sudah kecanduan konten pornografi.

Segitu bahayakah pornografi bagi anak-anak?

Pornografi menyerang otak bagian Pre Fontral Cortex (PFC). Bagian otak yang ini adalah tempat moral dan nilai yang bertanggung jawab untuk perencanaan masa depan, pengontrolan emosi, pengontrolan diri dan konsekuensi, serta pengambilan keputusan. Bagian otak ini akan matang di usia 25 tahun.

jasa foto seminar

Nah, bayangkan jika konten pronografi sudah diekspos ke anak-anak kita?

“Ah, anak saya, kan, masih kecil, balita, mana ngerti?”

“Anak saya anteng kalau dikasih gadget”

“Anak saya tertarik banget sama gadget, soalnya”

Ya, semakin berkembangnya zaman, memang kehadiran gadget memudahkan hidup kita. Tanpa sadar, terkadang pengasuhan anak juga kita serahkan ke gadget. Coba Ngaku, siapa yang  sering membiarkan anak- anak nonton TV sendiri sementara kita melakukan hal lain. Atau kasih handphone yang ada games ‘Fruit Ninja’ kalau kita (orangtua) sedang asyik nonton TV. Atau yang sejak hamil atau sambil menyusui, mantengi Twitter, mana suaranyaa..? :D

Nah, anak, kan, produk tiruan. Siapa yang ditiru? Ya, orang terdekatnya, dong. Siapa itu? Ya, orangtuanya. Jika sejak kecil anak melihat kita mesra sama gadget, nggak heran anak-anak juga lebih mesra sama gadget ketimbang sama kita.

Kalau sudah begini, siapa yang salah? Coba bertanya pada diri sendiri, siapa yang menyediakan koneksi internet di rumah? Siapa yang memutuskan berlangganan TV kabel di rumah? Hehehe *speechless*

video dokumentasi event

Dari responden di atas, tempat anak melihat materi pornografi, 32% lihat di rumah sendiri, 16% bioskop, 12% warnet. Sisanya dari telepon selular sopir, rumah teman, dan jengjenggg … VCD punya mama dan bbm grup mama (!!!). Beware parents, menurut hemat saya, jika orangtua menyimpan atau memiliki konten pornografi, JANGAN  simpan atau dibawa ke rumah, deh. Seaman-amannya tempat penyimpanan, kita nggak pernah tahu, kan?

Ibu Elly Risman menunjukkan beberapa situs permainan anak, tapi ternyata mengandung konten pornografi. Entah itu di dalam games, atau tiba-tiba pop up iklan yang muncul. Sangat mengagetkan, lho, melihat isinya. Pastikan kita juga tahu apa games yang dimainkan anak. Jangan cuma lihat cover-nya (banyak sekali games yang jelas-jelas ada tanda 18+ atau M yaitu Mature, tapi dimainkan oleh anak-anak) tapi coba dampingi anak saat memainkannya. Contoh, nih, ya … ada games yang konon lagi hits di kalangan anak SD, judulnya ‘Rape Play’. Kebayang nggak isinya apa?

Lalu, bagaimana menetralkan jika anak-anak sudah kecanduan perangkat digital atau malah (amit-amit) pornografi?

Rumuskan ulang pola pengasuhan dengan pasangan. Menurut bunda Elly, banyak sekali pasangan yang menikah, punya anak, tapi lupa merumuskan pola pengasuhan. Ini mengakibatkan tidak konsistennya peraturan dalam sebuah rumah sehingga banyak anak merasa bingung harus mengikuti ayah atau ibu.

Bedakan pola pengasuhan antara anak perempuan dan laki-laki. Anak laki-laki di atas usia 7 tahun butuh banyak waktu dengan ayah untuk mengenal dunia laki-laki. Sementara anak perempuan tetap butuh peran ayah, karena pelukan atau  penghargaan dari ayah akan membuat dirinya merasa berarti.

Jika anak sudah telanjur terekspos pada konten pornografi, jangan panik atau marah. Tanyakan anak apa penyebabnya, lalu minta maaf pada anak. Patut disadari, peran orangtua baik langsung atau tidak langsung pasti ada di sana. Jangan gengsi untuk minta maaf sama anak, ya :)

Pada  intinya, anak membutuhkan validasi 3P: Penerimaan, Penghargaan, dan Pujian. Sudahkah kita melakukannya?.

Ayah, Bunda ingatkah kita semua tentang beberapa hadits tentang tugas dan keawajiban kita terhadap Anak -anak kita ?

Warisan bagi Allah ‘Azza wajalla dari hambaNya yang beriman ialah puteranya yang beribadah kepada Allah sesudahnya. (HR. Ath-Thahawi).

Seorang datang kepada Nabi Saw dan bertanya, ” Ya Rasulullah, apa hak anakku ini?” Nabi Saw menjawab, “Memberinya nama yang baik, mendidik adab yang baik, dan memberinya kedudukan yang baik (dalam hatirnu).” (HR. Aththusi).

 

Cintailah anak-anak dan kasih sayangi lah mereka. Bila menjanjikan sesuatu kepada mereka tepatilah. Sesungguhnya yang mereka ketahui hanya kamulah yang memberi mereka rezeki. (HR. Ath-Thahawi).

Seorang pendidik, baik orangtua maupun guru hendaknya mengetahui betapa besarnya tanggung-jawab mereka di hadapan Allah ‘azza wa jalla terhadap pendidikan putra-putri islam.

Tentang perkara ini, Allah azza wa jalla berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu”.(At-Tahrim: 6)

Dan di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

“Setiap di antara kalian adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban”

Untuk itu -tidak bisa tidak-, seorang guru atau orang tua harus tahu apa saja yang harus diajarkan kepada seorang anak serta bagaimana metode yang telah dituntunkan oleh junjungan umat ini, Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. 


Jasa dokumentasi videorental multimediavideo company profile :  HUBUNGI Bpk. Eko Novianto 0856.0003.0803 (m3) /024 -764-844-13 (kantor) atau 0821.3867.4412 (simpati) - wedding - wisuda -seminar - pernikahan - workshop - dll.


Kami sebagai jasa dokumentasi video mengucapka terima kasih kepada SMPIT Harapan Bunda yang memberikan kesempatan kepada kami. Semoga kedepan kerjasama ini bias dilanjutkan dengan event-event yang lebih besar lagi.

Kami juga melayani jasa dokumentasi video, foto dan juga rental multimedia. Selain itu kami juga memberikan jasa dan layanan sound system untuk berbagai keperluan acara Anda.

Salam pelangi.

Sun, 18 May 2014 @21:46


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+4+3

poser
Kategori
Komentar Terbaru
professional foto & video

professional foto & video documentationjasa pembuatan company profile customer servicebeli indonesiaRental Multimediapersewaan sound systemdokumentasi foto + videoRental LCD proyektorPembuatan company profileaward winning email : info@studiopelangi.comjasa foto + video wedding

photobooth semarang / jasa photobooth semarang

catatan harian ekonov

like us on facebook


Lihat studiopelangi di peta yang lebih besar

gratis update

Dapatkan PROMO layanan video , Photo , dan Rental Multimedia dari kami GRATIS , isikan dengan email anda :

Page Rank

visitor counter
LINK SUPPORT

ekonovianto

catatan harian ekonov

Copyright © 2017 Studio Pelangi (Foto+Video Shooting Semarang) · All Rights Reserved
powered by sitekno