Modal Finansial Sebagai Syarat perusahaan dibidang Event Organizer

image

Jasa Event Organizer + Wedding Organizer : HUBUNGI Bpk. Eko Novianto 0856.4020.3369 (m3) /024 -764-844-13 (kantor) atau 0821.3867.4412 (simpati) - wedding - wisuda -seminar - pernikahan - workshop - dll


                Modal merupakan salah satu syarat penting dalam setiap membuka usaha. Sebab, sering kali seseorang mempunyai ide bisnis cemerlang dan strategi yang matang, namun akhirnya tak pernah terwujud lantaran kurang nya atau tiadanya modal usaha. Modal memang bukan sesuatu yang menentukan dalam keberhasilan bisnis.apalagi, dalam bisnis Event Organizer, modal merupakan salah satu penggerak utama sebuah penyelenggaraan acara.

                Untuk bisnis EO kita perlu modal finansial terutama untuk memenuhi keperluan-keperluan EO, seperti mengurus legalitas usaha (CV atau PT), menyewa kantor, pengadaan alat kantor, biaya telekomunikasi, biaya persiapan even, dan lain-lain. Untuk memenuhi beberapa hal tersebut tentunya membutuhkan biaya yg cukup besar.

                Meskipun demikian, modal usaha EO bisa didapat dari sumber-sumber modal sebagai berikut:

1.       Modal Sendiri

Modal sendiri merupakan sejumlah uang yang diambil dari tabungan sendiri dan menjadi miliknya penuh. Biasanya, seseorang yang membuka usaha EO dan WO dengan modal sendiri adalah mempunyai modal yang relatif besar sehingga dana yang dimiliki sudah cukup bisa untuk mengatasi masalah permodalan. Disisi lain, banyak kalangan berpendapat bahwa mereka yang membuka usaha dengan mengandalkan modalnya sendiri juga dinilai belum mempunyai pengalaman dalama bidang peminjaman terhadap pihak ke dua. Meskipun demikian, modal sendiri memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kelebihannya adalah modal dapat diperoleh dengan cara yang mudah, bebas bunga, bagi hasil dan lainnya, mempunyai kendali penuh atas modal tersebut tanpa campur tangan pihak lain, keuntungan bisa dimiliki sendiri. Sedangkan kekurangannya adalah tidak terkontrol pengeluarannya, pemilik kurang termotivasi, kerugian akan ditanggung sendiri,dan pencatatannya sering dianggap sepele.

2.       Modal Pinjaman

Modal pinjaman merupakan modal tambahan yang diperoleh dari pihak perbankan.Untuk lebih jelasnya, berikut adalah beberapa bentuk pinjaman dari bank:

a.       Kredit Usaha

Kredit usaha merupakan kredit yang digunakan untuk membiayai perputaran usaha atau bisnis sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang produktif, seperti usaha perdagangan, usaha industri rumah tangga, usaha jasa konsultasi, dan lain-lain. Bila anda memiliki usaha yang prospeknya kelihatan cukup cerah, anda bisa datang kepada bank dan mengajukan permohonan untuk bisa mendapatkan pinjaman dana untuk mengembangkan usaha anda.

b.      Kredit BPR (Bank Perkreditan Rakyat)

BPR merupakan bank yang khusus melayani kalangan yang membutuhkan pendanaan usaha khususnya UKM (Usaha Kecil Makro) dengan kemudahan sistem dan persyaratannya. Fasilitas yang diberikan oleh bank ini relatif lebih mudah dan cepat proses nya dibanding dengan yang diperoleh oleh bank konvensional. Walaupun dengan suku bunga kredit yang lebih tinggi dan jangka waktu yang relatif pendek dari bank konvesional.

c.       Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat (KUR) merupakan program dari pemerintah dalam rangka memberikan kemudahan dalam masalah modal usaha bagi UKM. Salah satu fasilitas utamanya adalah memberikan pinjaman kredit dari pemerintah melalui PT Askrindo dan perum sarjana Pengembangan Usaha. Sedangkan skema penyaluran KUR bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan koperasi yang usahanya layak, namun mempunyai agunan yang cukup sesuai persyaratan yang ditetapkan perbankan. KUR ini bertujuan unbtuk meningkatkan perekonomian, mengentaskan kemiskinan, dan penyerapan tenaga kerja dengan mempermudah akses penambahan modal usaha dan modal kerja bagi UMKM.

        Dengan diluncurkannya KUR, pemerintah hendak mendorong perbankan menyalurkan kredit pembiayaan kepada UMKM dan Koperasi. Peluncuran tersebut merupakan tindak lanjut dari ditandatanganinya Nota Kesepahaman Bersama (MoU) pada tanggal 9 Oktober 2007 tentang penjaminan kredit pembiayaan kepada UMKM dan Koperasi antara pemerintah (Menteri Negara Koperasi dan UKM, Menteri Keuangan, Menteri pertanian, Menteri kehutanan, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri perindustrian, Perusahaan Penjamin (perum Sarana Pengembangan Usaha dan PT Asuransi Kredit Indonesia) dan Perbankan (Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Bank Bukopin, dan Bank Syariah Mandiri)

 

        Dari MoU tersebut, muncullah enam bank yang ditunjuk sebagai pelaksana KUR yaitu Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Bank Bukopin, dan Bank Syariah Mandiri.D~

Wed, 22 Oct 2014 @11:48


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+6+4

poser
Kategori
Komentar Terbaru
professional foto & video

professional foto & video documentationjasa pembuatan company profile customer servicebeli indonesiaRental Multimediapersewaan sound systemdokumentasi foto + videoRental LCD proyektorPembuatan company profileaward winning email : info@studiopelangi.comjasa foto + video wedding

photobooth semarang / jasa photobooth semarang

catatan harian ekonov

like us on facebook


Lihat studiopelangi di peta yang lebih besar

gratis update

Dapatkan PROMO layanan video , Photo , dan Rental Multimedia dari kami GRATIS , isikan dengan email anda :

Page Rank

visitor counter
LINK SUPPORT

ekonovianto

catatan harian ekonov

Copyright © 2017 Studio Pelangi (Foto+Video Shooting Semarang) · All Rights Reserved
powered by sitekno