"Kesempatan", Modal Utama Seorang Fotografer

image

                Kesempatan itu sifatnya random, tidak tetap, kadang bisa datang sekali, dua kali, berkali-kali, atau malah tidak datang sama sekali. Salah satu hal yang paling fatal yang membuat kita melepaskan kesempatan adalah pikiran bahwa “hari esok masih ada”. Kenapa demikian? Karena dengan berprinsip demikan membuat seseorang merasa bahwa kesempatan akan datang tidak hanya sekali, sehingga kita menjadi lebih lalai dalam memanfaatkan kesempatan.

                Orang yang sering memanfaatkan kesempatan di sebut oportunis, diambil dari bahasa inggris “Oportunity” yang artinya peluang. Jadi, seorang oportunis adalah seorang yang bisa memanfaatkan peluang. Tapi dalam politik , oportunis adalah seseorang yang sering berpindah-pindah partai dan memanfaatkan setiap kekuasaan. Bisa di bilang orang oportunis dalam politik adalah seorang yang menghalalkan segala cara agar dirinya mendapatkan keuntungan dengan cara memanfaatkan situasi politik saat itu.

                Dalam berbisnis, seorang perlu oportunis. Kenapa? Salah satu orang paling kaya di Indonesia, Aburizal Bakrie pernah mengatakan “Jika saya sedang mendapat kesempatan memegang beberapa telur, tentu saya akan menaruh telurnya itu di berbagai tempat, karena jika seandainya telur itu nanti pecah, maka saya masih memiliki banyak telur” maksudnya disini, ketika usaha kita sedang sukses, atau sedang berada dalam kondisi yang bisa dibilang ‘aman’, kemudian kita beranggapan kondisi demikian itu akan selamanya seperti itu. Nah, dari situ tidak heran kita banyak menemukan macam-macam bisnis yang dijalani Bakrie dimana pun, mulai dari bisnis provider, jalan, sampai pertambangan.

                Begitu juga dengan photography (Fotografer), seorang fotografer perlu betul-betul memanfaatkan suatu moment sebagai kesempatannya untuk mengambil foto. Misalnya saja dalam mode exposure yang berfungsi sebagai efek blurring. Seorang fotografer dituntut untuk cepat memilih (decision maker) antara harus menggunakan mode A, S, P, dan M ketika menggunakan kamera Nikon dan P, S, M, TV, atau AV ketika menggunakan kamera Canon.

                Untuk menghasilkan suatu hasil foto yang berbeda-beda, seorang fotografer perlu melakukan berbagai tehnik-tehnik fotografi. Misalnya ketika ingin menghasilkan background blur, maka mode AV (A) bisa kita gunakan untuk menghasikan efek bluring pada foto. Selain itu mode AV bisa juga digunakan di outdoor, tergantung cuaca saat pemotretan (gelap atau terang).

                Mengapa AV perlu digunakan di luar (outdoor)? Karena mode AV baik digunakan dalam kondisi terang, dari situ maka mode AV baik digunakan di wilayah outdoor. Sedangkan ketika cuaca mendung atau di dalam ruangan (indoor) akan mengurangi exposure, sehingga AV kurang baik untuk indoor/cuaca mendung. Lalu bagaimana dengan objek bergerak? Untuk memfotot objek bergerak itu sebenarnya kita perlu ISO 100.

Dalam penggunaan untuk mode TV (S dalam kamera Nikon) sangat cocok untuk suasana ramai, karena mode TV/S bisa menghasilkan background blur pada objek bergerak (panning), bukan berarti setiap objek bergerak akan selalu bagus jika kita menggunakan mode TV ini. Kebayang nggak? Kalo kita menggunakan mode TV ini pada lalu lintas yang seliweran ramai seperti di Jakarta dengan berbagai macam warna cahaya, dengan shutter speed yang berbeda-beda. Wah, bisa jadi campur aduk warnanya.. Hehehe.. Tapi bisa jadi indah kalo kita bisa mengambil gambar secara tepat dan dalam kesempatan yang tepat!

Kemudian mode P ini sebetulnya sering kita jumpai di studio-studio foto, jika berfoto dengan teman-teman di studio, sang fotografer biasanya menggunakan mode P ini, karena mode P ini mengkolaborasikan antara kecepatan objek dalam ruangan dengan exposure diafragma, tinggal sang fotografer mengatur ISO-nya. Kemudian efek M (Manual) sering digunakan ketika fotografer menginginkan pengaturan exposure tanpa pengaturan kamera, jadi si fotografer lebih bebas mengatur exposure, shutter speed, dll sesuai keinginannya sendiri.

Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat, meskipun sangat singkat. Kalo pengen tau soal dunia Multimedia, silahkan kunjungi artikel-artikel ter-update di website ini ya.. Hehehe..

 

Fri, 3 Feb 2012 @11:58


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

poser
Kategori
Komentar Terbaru
professional foto & video

professional foto & video documentationjasa pembuatan company profile Rental Multimediapersewaan sound systemdokumentasi foto + videoRental LCD proyektorPembuatan company profileemail : info@studiopelangi.com

catatan harian ekonov

LINK SUPPORT
Copyright © 2021 Studio Pelangi (Foto+Video Shooting Semarang) · All Rights Reserved
powered by sitekno